Jejak Pengabdian Budiawansyah di PT Vale, Ryan Latief Kenang Sosok Direktur Berintegritas

JAKARTA — Pengunduran diri Budiawansyah dari jabatannya sebagai Direktur sekaligus Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mendapat apresiasi dari sejumlah rekan kerja yang mengenal kiprahnya selama bertahun-tahun.

Budiawansyah mengundurkan diri efektif 20 Agustus 2026 atas pertimbangan pribadi dan keluarga. Keputusan tersebut sekaligus menandai berakhirnya masa pengabdian salah satu pimpinan senior PT Vale setelah lebih dari dua dekade berkontribusi di perusahaan tambang nikel tersebut.

banner 325x300

Mantan rekan sejawatnya di PT Vale, Ryan Latief, turut menyampaikan apresiasi atas rekam jejak dan kepemimpinan Budiawansyah, yang akrab disapa Pak Budriwansah.

Menurut Ryan, Budiawansyah merupakan sosok profesional yang memiliki kepedulian tinggi terhadap berbagai persoalan dan dinamika perusahaan, khususnya yang terjadi di lapangan.

“Pak Budriwansah adalah kawan lama saya di PT Vale. Beliau sosok yang sangat responsif terhadap segala persoalan dan dinamika yang terjadi di lapangan. Cara kerjanya selalu profesional, terbuka, jujur, dan beliau adalah orang yang sangat baik,” ungkap Ryan Latief.

Ryan menilai, selama masa pengabdiannya, Budiawansyah layak disebut sebagai salah satu karyawan sekaligus anggota direksi terbaik yang pernah dimiliki PT Vale Indonesia.

Menurutnya, dedikasi, profesionalisme, serta pendekatan personal Budiawansyah yang selalu cepat merespons berbagai persoalan membuat sosoknya mendapat penghormatan dari banyak karyawan.

Dua Dekade Pengabdian

Rekam jejak Budiawansyah di PT Vale terbentang selama lebih dari 20 tahun. Ia mengawali karier di perusahaan tersebut pada 2004 sebagai Senior Process Engineer.

Dengan latar belakang pendidikan S2 Kesehatan dan Keselamatan Kerja dari Universitas Indonesia, Budiawansyah kemudian dipercaya menduduki sejumlah posisi strategis.

Kariernya berkembang hingga memimpin bidang Health, Safety, Environment & Operational Risk, terlibat dalam pengelolaan operasional Vale di kawasan Asia Pasifik (APAC), hingga akhirnya dipercaya menduduki posisi Direktur Perseroan pada Juli 2025.

Perjalanan panjang tersebut mencerminkan pengalaman dan tanggung jawab yang besar dalam mendukung operasional serta keberlanjutan perusahaan.

Sementara itu, manajemen PT Vale menegaskan bahwa pengunduran diri Budiawansyah tidak berdampak negatif terhadap kegiatan operasional maupun kondisi keuangan perseroan. Proses pengunduran dirinya selanjutnya akan diproses sesuai mekanisme korporasi melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Bagi Ryan Latief, berakhirnya masa jabatan Budiawansyah bukan berarti berakhir pula kontribusi dan nilai-nilai profesional yang selama ini ditinggalkannya.

Profesionalisme, keterbukaan, responsivitas, dan integritas yang melekat dalam perjalanan kariernya dinilai menjadi warisan positif yang dapat terus menjadi teladan bagi lingkungan kerja PT Vale Indonesia.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *