MAROS,Sulsel– Sebanyak 387 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Maros yang tergabung dalam Kloter 14 resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci. Prosesi pelepasan berlangsung di Asrama Haji Sudiang, Kamis (30/4/2026).
Para jemaah dijadwalkan bertolak ke Arab Saudi pada Jumat (1/5/2026) pukul 03.00 WITA.
Di tengah suasana haru pelepasan, terselip kisah menyentuh dari Dg.Sabaruddin, imam lingkungan di Bontocabu, Kelurahan Maccini Baji, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros. Ia berangkat bersama sang istri setelah menanti selama 15 tahun.
Dengan wajah haru,pa imam yang kerap disapa Dg.Saba’ mengaku bersyukur akhirnya mendapat panggilan ke Tanah Suci. Penantian panjang tersebut menjadi momen yang tak terlupakan bagi dirinya dan keluarga.
“Alhamdulillah, setelah 15 tahun menunggu, akhirnya kami bisa berangkat. Ini adalah nikmat luar biasa dari Allah SWT,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa perjalanan ini bukan hanya tentang ibadah semata, tetapi juga bentuk jawaban atas doa-doa yang selama ini dipanjatkan dengan penuh kesabaran.
“Saya dan istri sangat bersyukur. Tidak ada yang lebih kami harapkan selain bisa menjalankan ibadah dengan khusyuk dan kembali membawa keberkahan bagi keluarga serta masyarakat,” tuturnya.
Sebagai imam lingkungan, beliau juga dikenal sebagai sosok yang istiqamah membimbing masyarakat. Keberangkatannya pun menjadi inspirasi dan kebanggaan bagi warga sekitar.
Suasana di Asrama Haji Sudiang dipenuhi tangis haru. Doa dan harapan mengiringi langkah mereka agar dapat menunaikan ibadah haji dengan lancar dan kembali sebagai haji yang mabrur.
Pemberangkatan Kloter 14 ini menjadi bagian dari rangkaian keberangkatan jemaah haji Indonesia tahun 2026 yang berlangsung secara bertahap dari berbagai daerah.














