Warga Abaikan Imbauan, Aktivitas Berenang di Alur Pelayaran Pelabuhan Makassar Masih Terjadi

MAKASSAR – Aktivitas berenang oleh sejumlah masyarakat di sekitar alur pelayaran Pelabuhan Makassar kembali menjadi sorotan. Meski telah berulang kali diberikan edukasi dan imbauan oleh pihak berwenang, sebagian warga justru merespons secara negatif dan tetap melakukan kegiatan tersebut, yang dinilai sangat membahayakan keselamatan.

Edukasi terkait larangan berenang di kawasan pelabuhan secara intensif dilakukan oleh Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai dan KSOP Utama Makassar. Upaya tersebut dilakukan melalui patroli rutin menggunakan kapal, sekaligus memberikan imbauan langsung kepada masyarakat di lokasi.

banner 325x300

Petugas dari KPLP yang merupakan bagian dari sistem pengawasan laut dan pelayaran terus mengingatkan bahwa alur pelayaran merupakan jalur keluar-masuk kapal besar, sehingga sangat berisiko tinggi bagi aktivitas berenang. Selain ancaman terseret arus kapal, potensi kecelakaan fatal juga menjadi perhatian utama.

Namun demikian, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa sebagian masyarakat masih mengabaikan peringatan tersebut. Bahkan, tidak sedikit yang menanggapi edukasi petugas dengan sikap kurang kooperatif.

Menanggapi hal tersebut, Rizal Bahri, S.H., M.H., selaku DanKoti Mahatidana PP MPW Sulsel, turut menyampaikan keprihatinannya. Ia mengimbau agar masyarakat dapat lebih bijak dalam menyikapi edukasi yang diberikan oleh petugas.

“Keselamatan adalah hal utama. Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya yang sering berenang di wilayah pelabuhan, agar merespons positif imbauan dari petugas demi menjaga keselamatan diri sendiri,” ujarnya.

Pihak KPLP dan KSOP Utama Makassar menegaskan bahwa edukasi akan terus dilakukan secara berkelanjutan, sebagai bentuk tanggung jawab dalam menjaga keselamatan pelayaran dan masyarakat di sekitar wilayah pelabuhan.

Diharapkan dengan adanya sinergi antara petugas dan masyarakat, potensi terjadinya kecelakaan di kawasan pelabuhan dapat diminimalisir.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *