NEWS  

Guru PAUD Maros Demo di Tengah Derasnya Hujan, Kadis Pastikan Audiensi ke Kementerian dan BKN

Maros- Sekitar 700 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Maros menggelar aksi unjuk rasa di halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Maros, Rabu (25/2/2026). Aksi tersebut dipicu penghapusan jasa upah guru PAUD dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun 2026 yang dinilai berdampak langsung terhadap kesejahteraan tenaga pendidik.

Di tengah guyuran hujan deras, para guru tetap bertahan menyampaikan aspirasi. Mengenakan jas hujan dan membawa poster tuntutan, mereka secara bergantian menyampaikan orasi dengan penuh harap agar pemerintah daerah menghadirkan solusi konkret.

banner 325x300

Ketua Forum PAUD Maros, Fitriani, menegaskan bahwa perjuangan yang dilakukan merupakan bentuk pembelaan terhadap profesi dan keberlangsungan pendidikan anak usia dini.

“Perjuangan kami bukan untuk membandingkan dengan siapa pun. Kami bekerja nyata mendidik anak-anak setiap hari. Hari ini kita kehujanan, tapi ini saksi perjuangan kami,” ujarnya.

Aksi tersebut turut mendapat sorotan dari Laskar Merah Putih. Perwakilannya, Syam, menyatakan dukungan terhadap tuntutan para guru, namun melontarkan kritik keras terhadap kehadiran oknum pejabat internal Disdikbud di barisan depan aksi.

“Kami mendukung guru PAUD sepenuhnya. Tapi pejabat struktural harus paham posisi. Jangan sampai terlihat seolah-olah berseberangan dengan institusi sendiri. Ini soal tanggung jawab jabatan dan etika birokrasi,” tegas Syam.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *